BELAJARLAH AGAR MENJADI PEMILIK MASA DEPAN

Kisah Sukses Agen Perubahan Batch 2
oleh
Muhammad Askari

Salah satu nilai organisasi yang dianut di LPMP Sulawesi Tengah adalah Pembelajar. Secara organisatoris kami menerjemahkan pembelajar ini sebagai “berkeinginan dan berusaha untuk selalu menambah dan memperluas wawasan pengetahuan dan pengalaman serta mengambil hikmah dan menjadikan pelajaran atas setiap kejadian.”

Sebagai agen perubahan, kami telah menyusun rencana aksi terkait nilai-nilai organisasi dan melalui nilai tersebut hal apa saja yang ingin diubah. Terkait dengan nilai pembelajar ini ada dua kegiatan yang menjadi target kami, yaitu (1) studi ke jenjang lebih tinggi dan (2) memposting tulisan sendiri terkait tugas maupun hal-hal lain yang dapat menambah wawasan untuk mendukung pelaksanaan tugas setiap pegawai. Dalam hal ini, kami menargetkan 5% pegawai mendaftar mengikuti studi lanjut tahun 2021 dan 10% pegawai yang memposting tulisan sendiri pada laman LPMP Sulawesi Tengah yang didahului oleh agen perubahan.

You are never too old to learn. Maskipun usia lebih dari setengah abad, sebagai agen perubahan saya berusaha menjadi teladan dalam implementasi nilai pembelajar ini. Tahun akademik 2021, saya berupaya untuk melanjutkan studi ke jenjang S3 dengan mendaftarkan diri pada Program Pascasarjana Universitas Tadulako. Untuk memotivasi pegawai yang lain, saya menyampaikan pada pertemuan-pertemuan virtual maupun tatap muka kepada seluruh pegawai untuk beramai-ramai mengembangkan diri dengan meningkatkan kompetensi baik dengan atau tanpa fasilitasi lembaga. Adanya kesempatan memang bukan jaminan seseorang akan menjadi sukses. Akan tetapi, orang yang bisa memanfaatkan dan memaksimalkan kesempatan bisa menjadi sukses di masa yang akan datang. Alhamdulillah, beberapa hari kemudian, empat orang pegawai lainnya memohon izin untuk melanjutkan studi dengan biaya mandiri. Kita tidak bisa berharap semuanya dari pemerintah.

Dalam hal memposting tulisan pada laman, saya sudah membuat artikel dan telah diposting di laman LPMP Provinsi Sulawesi Tengah dengan judul tulisan “Merajut Asa Pendidikan dalam Berkolaborasi Membentuk Ekosistem melalui Merdeka Belajar Episode 7 Program Sekolah Penggerak”. Setelah itu, beberapa pegawai akhirnya menulis berbagai artikel yang juga diposting di laman LPMP Provinsi Sulawesi Tengah. Saya meyakini bahwa dengan menulis seseorang telah melewati proses belajar sehingga mampu menuangkan gagasannya melaui tulisan. Tentunya, tema-tema tulisan tidak jauh dari tugas dan fungsi LPMP

Satu hal lagi yang setiap saat saya lakukan adalah membaca best practices dan materi lain yang saya anggap dibutuhkan untuk diterapkan di LPMP Provinsi Sulawesi Tengah. Materi-materi tersebut saya share kepada seluruh pegawai agar kami semua sama-sama belajar mengembangkan diri dan memajukan organisasi meskipun mungkin ada pegawai yang tidak membacanya. Saya berprinsip bahwa “hidup ini tentang belajar dan mengajarkan”. Ketika saya membagi sebuah pengetahuan kepada orang lain meskipun andil saya sangat kecil di dalamnya, saya telah mengajarkan sesuatu yang mungkin akan bermanfaat bagi orang itu.

Namun, lebih dari sekedar mengajarkan, pada setiap kesempatan, saya selalu memberikan semangat kepada seluruh pegawai untuk menyadari kekurangan dan kelemahan masing-masing. Jangan malu belajar kepada teman. Kapan saja dan dimana saja semua dapat meningkatkan kompetensi dengan belajar melalui YouTube atau sumber belajar lainnya agar mampu menyelesaikan pekerjaan secara efektif dan efisien. Kewajiban paling minimal orang yang berpengetahuan adalah menyebarkan “kesadaran” bukan menyebarkan “pengetahuan”. Ketika sadar orang akan tergerak, merespon, selanjutnya mencari tahu demi memperluas pengetahuannya sendiri.

Saya ingin menutup kisah ini dengan sebuat quote: “Jika kamu tidak egois, kamu akan menyambut kesempatan untuk belajar lebih banyak (John Templeton)”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *