WORKSHOP PENYUSUNAN BAHAN SUPERVISI PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN TAHUN 2020

LPMPSULTENG-Ketika implementasi di dalam dunia pendidikan pada masa pandemi mengalami perubahan yang cukup besar, seperti pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, rapat di tingkat sekolah, kegiatan PPDB menjadi daring, dunia pendidikan wajib tanggap dalam melakukan adaptasi, termasuk dalam hal supervisi oleh pengawas satuan pendidikan. Pelaksanaan supervisi tahun  2020 ini memerlukan kesiapan yang matang dari  seluruh pihak yang berkepentingan, baik LPMP Sulawesi Tengah sebagai penanggung jawab program maupun oleh pengawas sekolah sebagai pelaksana program.

terkait dengan kesiapan yang dimaksud Selasa (16/6/2020 ) LPMP Sulawesi Tengah sebagai penanggungjawab program kegiatan melakukan kegiatan menyusun bahan supervisi dimasa pandemi yang akan digunakan oleh pengawas dalam melakukan supervisi pada satuan pendidikan yang menjadi binaan masing-masing.

Dalam paparannya saat menyampaikan materi Kepala LPMP Sulawesi Tengah H. Muhammad Askari, SH., M.Si menitikberatkan pada  mekanisme program kerja Pemetaan Mutu Pendidian (PMP) di tahun 2020. Menurut Askari kegiatan PMP bisa tetap dilakukan namun lebih banyak dilaksanakan secara daring (online), diantaranya Penyusunan Peta Mutu 2019,  Kemitraan dengan pemda, Penerapan SPMI, Supervisi mutu, Pengumpulan Data Mutu. “monitoring evaluasi alokasi anggarannya  tetap tersedia namun diminimalisasi”.jelasnya. . Karena itu, menurutnya, ada beberapa hal yang perlu diantisipasi diantaranya, kesiapan infrastruktur, penyesuaian mekanisme online untuk setiap kegiatan,  memastikan keikutsertaan peserta dalam kegiatan PMP dengan mekanisme online dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan  dengan mekanisme online. Terkait dengan supervisi oleh pengawas menurutnya, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi pengawas masih menitik beratkan pada workshop supervisi mutu, pembekalan fasda dan program kerja supervisi, pelaksanaan supervisi mutu, evaluasi hasil supervisi dan deseminasi ” perubahannya dari tahun lalu hanyalah pada mekanisme pelaksanaan yang dilakukan secara online dan mengawal kebijakan belajar dari rumah” pungkasnya.

 

Sementara itu Kepala Seksi Pemetaan Mutu Pendidikan (PMS) LPMP Sulawesi Tengah sekaligus penanggungjawab kegiatan, Dr. Heriwanty, M.Hum menjelaskan bahwa kegiatan penyusunan bahan supervisi mutu ini adalah untuk meminta masukan dari pengawas sekolah sebagai user demi penyempurnaan indtrumen supervisi. Instrumen supervisi yang dibuat ini untuk memperoleh gambaran pelaksanaan pembelajaran dari rumah dan bentuk rekomendasi pengawas untuk peningkatan sekolah binaan masing-masing. Instrumen ini juga untuk memetakan sekolah – sekolah mana saja yang melaksanakan pembelajaran jarak jauh secara daring  (dalam jaringan) dan secara luring (luar jaringan), “Intinya instrumen tersebut isinya untuk menjaring informasi tentang bagaimana perencanaan pembelajaran jarak jauh,  pelaksanaan pembelajaran jarak jauh baik daring maupun luring, bagaimana kesiapan sekolah dalam melaksanakan kedua metode pembelajaran tersebut termasuk dengan kesiapan fasilitias pendukungnya,” jelah Heriwanty.

kegiatan yang dilaksanakan secara Daring melalui zoom meeting ini di ikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari unsur LPMP Sulawesi Tengah dan pengawas sekolah jenjang SD, SMP, SMA dan SMK.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *