Bimbingan Teknis Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA Tingkat Kabupaten/Kota Tahap I

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak tahun 2013 telah menetapkan penahapan implementasi Kurikulum 2013 sampai dengan tahun 2018/2019. Berdasarkan tahapan implementasi yang sudah direncanakan, pada tahun pelajaran 2016/2017, jumlah SMA yang melaksanakan Kurikulum 2013 sebanyak 2.049, sedangkan pada tahun 2017/2018 akan diperbanyak 60% dan diperluas ke seluruh kabupaten/kota.

Khusus Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2016/2017 SMA pelaksanaan Kurikulum 2013 berjumlah 36 SMA dan untuk tahun 2017/2018 berjumlah 72 SMA. Kebijakan tahun 2017, pelatihan hanya dilakukan untuk guru sasaran dari SMA pelaksana Kurikulum 2013 tahun 2017. Sedangkan untuk Instruktur Nasional (IN), Instruktur Provinsi (IP) dan Instruktur Kabupaten/Kota (IK) akan dilakukan penyegaran sehingga untuk penambahan Instruktur Kabupaten/Kota (IK) baru direkrut dari peserta guru sasaran terbaik pada tahun 2016.

Mendukung kebijakan tersebut pada tahun 2017 direktorat pembinaan sma memprogramkan penyegaran instruktur provinsi melalui bimbingan teknis penyegaran instruktur yang akan ditugaskan melakukan penyegaran instruktur kabupaten/kota. Selanjutnya penyegaran instruktur kabupaten/kota dilaksanakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP).

Bimbingan teknis penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA tingkat Kabupaten/Kota tahun 2017 dilaksanakan oleh LPMP berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

Tujuan bimbingan teknis penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA tingkat Kabupaten/Kota tahun 2017 adalah: 1) meningkatkan pemahaman dinamika perkembangan kebijakan Kurikulum 2013, penguatan pendidikan karakter dan penerapan literasi dalam pembelajaran; 2) meningkatkan penguasaan perangkat dan substansi pelatihan Kurikulum 2013; 3) meningkatkan kemampuan teknis dan kemampuan menyajikan materi dan perangkat pelatihan dan pendampingan Kurikulum 2013; 4) meningkatkan kemampuan menyajikan perangkat pembelajaran dan penilaian Higher Order Thinking Skills (HOTS); 5) menyiapkan suplemen materi pelatihan Kurikulum 2013 per mata pelajaran; dan 6) menyiapkan fasilitator guru sasaran Kurikulum 2013 tahun 2017.

Bimbingan teknis penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA tingkat kabupaten/kota dilaksanakan selama 4 (empat) hari atau setara 30 JP @ 60 menit. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 2 tahap, tahap I dilaksanakan pada tanggal 29 Maret s.d. 1 April 2017.

Peserta pada tahap I ini adalah dari unsur Guru, Kepala Sekolah, dan pengawas sebanyak 126 orang dari kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah.

Kegiatan bimbingan teknis penyegaran instruktur Kurikulum 2013 SMA tingkat kabupaten/kota dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, bapak Drs. H. Irwan Lahace, M. Si., dan dihadiri oleh Kepala LPMP Sulawesi Tengah dan pejabat struktural di lingkungan LPMP Sulawesi Tengah. Kepala LPMP Sulawesi Tengah, bapak H. Muhammad Askari, SH. M. Si., dalam laporannya sebagai penanggung jawab kegiatan ini melaporkan bahwa jumlah yang dilatih pada tahun 2016 baik itu instruktur maupun guru sasaran sebanyak 1070 guru. Sedangkan untuk tahun 2017 jumlah pelaksana Kurikulum 2013 SMA sebanyak 72 sekolah.

Drs. H. Irwan Lahace, M.si., dalam sambutannya pada saat membuka kegiatan ini bahwa ada tiga hal yang ada 3 hal yang menjadi agenda/fokus dalam implementasi Kurikulum 2013, yaitu: 1) penguatan pendidikan karakter; 2) penguatan literasi; dan 3) pembelajaran abad 21.

Hasil yang diharapkan dari bimbingan teknis penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 SMA tingkat kabupaten/kota tahun 2017 adalah: 1) meningkatnya pemahaman dinamika perkembangan kebijakan Kurikulum 2013, penguatan pendidikan karakter dan penerapan literasi dalam pembelajaran; 2) meningkatnya penguasaan perangkat dan substansi pelatihan Kurikulum 2013; 3) meningkatnya kemampuan teknis dan kemampuan menyajikan materi dan perangkat pelatihan dan pendampingan Kurikulum 2013; 4) meningkatnya kemampuan menyajikan perangkat pembelajaran dan penilaian Higher Order Thinking Skills (HOTS); 5) bertambahnya paket suplemen materi pelatihan Kurikulum 2013 per mata pelajaran; dan 6) tersedianya fasilitator yang siap sebagai fasilitator guru sasaran Kurikulum 2013 tahun 2017. *Marnih Malkab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *